Rabu, 21 Desember 2011

Pengusik Malam


Aku semakin berlari
Berharap semakin menjauhimu
Namun ketika aku berbalik
Dan kembali menghadap depan
Kau telah berdiri tepat di depanku
Dengan tangan terlipat di depan dada
Sekali lagi aku tertangkap olehmu
Sosok yang tak bisa kulupakan
Berjubah hitam
Bermata gelap tajam
Berkuku panjang
Bertelinga runcing
Kurus ceking
Kau selalu menghampiriku
Di setiap bunga tidurku
Di setiap aku mengharapkan kehadirannya
Kau menghancurkan harapan kecilku
Yang jika dibandingkan dengan kenyataan
Sangat mustahil terjadi
Kau selalu membuatku tak tenang
Selalu gelisah
Itulah kau
Mimpi buruk
Penghancur bunga tidurku

Tidak ada komentar: