Kau datang padaku
Dengan warna yang kelabu
Dengan hitam putihmu
Mereka memberikan padaku
Namun apa yang dapat kuperbuat padamu
Aku tak bisa memainkanmu
Maka kau hanya tergeletak
Di sudut ruangan
Berkawan debu
Melihat mu tak tersentuh
Aku mulai belajar
Mulai satu tuts dua tuts
Dengan segala irama mu
Kini aku mulai berpikir
“Mengapa baru sekarang”
Setiap melodi yang kau hasilkan
Mulai meracuniku
Kini kau sering kumainkan
Tak lagi sekedar keyboard berdebu
Kau menemaniku ketika ku naik darah
Emosi yang tak bisa kuluapkan
Kau hilangkan dengan nada-nadamu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar