Senin, 16 Januari 2012

Dukungan Angin


Hai gadis kecil
Kau merenung di sudut sana
Tampak memikirkan sesuatu
Ada apakah gerangan?
Di kejauhan
Tampaklah ia
Melangkah menjauh
Dengan kepala tertunduk
Sekian menit yang lalu
Kalian berjalan kemari
Berpegangan tangan
Tersenyum
Tersipu malu
Kemudian kalian tampak berdebat
Berselisih pendapat kah?
Semakin lama semakin panas
Dan kau menamparnya
Mungkinkah sebelumnya
Kalian adalah sepasang kekasih?
Kalian lesu
Gundah gulana
Tetap dalam diam
Kemudian aku membisikkan padamu
Bersemangatlah wahai gadis kecil
Jika kau masih menyayanginya
Kejarlah ia

Mungkin kau mendengar bisikanku
Dengan setengah berlari
Kau mengejarnya
Segera kau memeluknya dari belakang
Seketika ia menghentikan langkahnya
Terdiam membeku
Lalu ia menoleh menghadapmu
Menatapmu dalam diam
Semoga kalian mendapatkan yang terbaik
Dengan membisikkan itu pada mereka
Aku pergi
Sekilas aku menatap gadis itu lagi
Ia tengah tersenyum
Dengan tetes air mata di pipinya

Tidak ada komentar: