Ketika bangun di pagi hari
Semangat yang memuncak
Segera bergegas
Karena akan bertemu dengannya
Ketika tiba di sana
Kau tengah bercakap dengan mereka
Mengetahui kau ada di sana
Sudah membuatku bahagia
Membuatku tersenyum sepanjang waktu
Ketika kau bergegas pergi
Entah menuju ke mana dirimu
Rasa kecewa seketika muncul di hati ini
Senyum yang muncul
Kini senyum mengikhlaskan
Ketika diharuskan berpindah
Aku berjalan lunglai
Tak semangat seperti biasanya
Tak ceria seperti biasanya
Ketika bertemu denganmu lagi
Mataku tak lelah menatapmu
Memperhatikan setiap tingkahmu
Mendengar setiap lisanmu
Namun kau berucap pada mereka
Bukan padaku
Sekali lagi, kecewa itu menghampiri hatiku
Ditambah sedikit sesak
Ketika kau menatapku
Sudah membuat bibir ini tersenyum
Ketika kau mengucapkan sepatah kata padaku
Cukup membuatku kembali ceria
Ketika kau mengajakku
Cukup membuatku kembali bersemangat
Namun kau mengucapkan hal seperti itu
Seketika aku kembali terdiam
Senyum pun terpaksa
Tak bersemangat melakukan apa pun
Ketika kau berjalan pulang
Aku hanya dapat menatap punggungmu
Sambil menahan tangis
Aku bertahan diam
Menahan luapan jiwa
Ketika sudah tak bisa menahannya
Maka ku berteriak
Tanpa maksud yang jelas
Tanpa alasan yang jelas
Lalu tertawa tanpa alasan
Tak heran sekitarku menatapku bingung
Tidak ada komentar:
Posting Komentar