Laras sudah seharian menjajakan buah potong dagangannya di depan Balikpapan Plaza , dekat jembatan penyeberangan. Baru dapat lima ribu dan masih banyak buah yang belum terjual. Sementara matahari sudah mulai terbenam. Maka Laras memutuskan untuk pulang ke rumahnya. Baru di depan Toko Bazaar, seorang pengemis dating menghampirinya.
”Nak, minta duit, nak. Ibu belum makan tiga hari.” ujar pengemis itu.
Laras bingung. Ia belum makan dari pagi. Uang yang ia punya hanya lima ribu, hasil dari berjualan seharian. Tapi, pengemis itu juga kasihan. dia belum makan tiga hari dan dia tidak memiliki uang sama sekali. badannya pun kurus kering.
Laras ingin memberikan uangnya pada pengemis itu. Tapi kalau ia memberikan uangnya, berarti hari ini ia tidak makan. Lalu Laras teringat akan perkataan ibunya suatu ketika, “Kalau kamu ingin bersedekah, jangan setengah-setengah. Dan haruslah dengan ikhlas, jangan pamrih.”.
“Ini, bu. Lumayan, bisa buat beli nasi bungkus.” kata Laras sambil tersenyum seraya memberikan uangnya, lima ribu, kepada pengemis itu.
“Terima kasih, nak.. Semoga kamu dirahmati oleh Allah SWT, dilimpahkan rezeki oleh-Nya.” do’a pengemis itu.
“Amiiinn..” ujar Laras sambil masih tersenyum dan beranjak pergi. Tak berapa lama, tiba-tiba ada seorang ibu yang memanggilnya.
“Dek, berapaan buahnya?” tanya ibu itu.
“Yang mangga tiga ribu, yang jambu dua ribu, yang campur lima ribu. Ibu mau yang mana.?” tanya Laras.
“Hmm.. Yang mangga tiga bungkus, yang jambu tiga bungkus, yang campur tiga bungkus.” jawab ibu itu.
Dengan cekatan Laras mengambil pesanan ibu itu dan menyerahkannya.
“Ini, bu. Semuanya tiga puluh ribu.” ucap Laras.
“Makasih, dek.” kata ibu itu sambil menerima pesanannya dan membayarnya pada Laras. “Kamu sudah makan?” tanya ibu itu.
“Belum, bu.” jawab Laras.
“Kalau begitu, kamu temani ibu makan, ya? Nanti ibu belikan juga buat kamu.” pinta ibu itu.
“Ah, gak usah, bu. Saya juga sudah mau pulang. Sudah sore.” tolak Laras halus.
“Gak apa-apa! Ibu yang bayarin!” ujar ibu itu sambil tersenyum seraya menarik Laras memasuki salah satu restoran di Balikpapan Plaza .
Akhirnya, Laras dibelikan burger dan soft drink.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar